Makam Sunan Bejagung, Situs Penyulut Pelita Masjidil Haram


Kalau Anda berkunjung ke Tuban, jangan lupa berziarah ke makam Sunan Bejagung. Memang, situs ini tak sepopuler makam Sunan Bonang. Tapi, jangan salah, selain mulai ramai dikunjungi, situs ini juga dikeramatkan orang. Mengapa?
Makam Sunan Bejagung atau Syech Abdullah Asy’ari terletak di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding. Sebuah tanah perdikan wilayah Kabupaten Tuban yang kering dan berbatu. Dari pusat kota yang digelari Bumi Ronggolawe itu hanya berjarak sekitar satu kilometer arah selatan, atau berada dalam satu jalur dengan objek wisata pemandian Bektiharjo.
Situs wisata religi ini dikeramatkan orang lantaran semasa hidupnya Sunan Bejagung dikenal sebagai penyulut pelita dan muadzin di Masjidil Haram. Konon, hanya Sunan Bejagung yang mampu melaksanakan tugas itu. Dan, yang menakjubkan, ketika waktu manjing (masuk) shalat isya’ tiba, Sunan Bejagung sudah kembali berada di tengah ratusan santrinya menjadi imam shalat.
Legenda tersebut hingga kini masih hidup dan dipahami sebagai salah satu kelebihan ulama kelahiran Hadrah Maut atau sekarang disebut Yaman itu.

Category: 6 komentar

LANGKAH-LANGKAH PENGENDALIAN HAWA NAFSU

Bismillahirrahmanirrahim
A. KEJAHATAN NAFSU
1. Ketika nafsu diciptakan oleh Allah, Allah bertanya kepada nafsu : “Siapakah Saya ini”, nafsu menawab dengan berbalik bertanya : “Siapakah saya”. Kemudian nafsu dimasukkan ke penjara (bahril Ju’) tidak diberi makan selama 1000 tahun. Setelah itu, Allah bertanya : “Siapakah Saya”. Barulah nafsu menjawab : “Ya Allah, Engkau adalah Tuhan kami”.
2. Makhluk yang pertama kali berbuat dosa dan ma’siyat adalah Iblis. Dia tidak mengindahkan perintah Allah karena mengikuti hawa nafsunya yakni merasa lebih terhormat, sombong dan dengki-irihati kepada Nabi Adam Alaihissalam.
3. Nafsu sellu mengajak kepada manusia untuk berbuat dosa,atau paling tidak berbuat sesuatu yang tidak ada faedah dan pahalanya (fdlulul halal).
4. Nafsu diibaratkan oleh Imam Al Ghozali bagaikan binatang yang liar nan gesit. Bila ingin menjinakkannya maka (1) Jangan diberi makan (2) Beri muatan yang berat (3) Ibarat anjing galak maka beritahukanlah kepada yang mempunyai anjing , niscaya anjing galak tersebut menjadi jinak.
LANGKAH-LANGKAH MENGENDALIKAN DAN MENJINAKKAN NAFSU : (1) Dengan cara berpuasa atau paling tidak riyadloh dengan mengurangi makan (2) Beri muatan ibadah dan amal sholeh yang banyak artinya kita melatih diri meningkatkan ibadah dan amalsholeh(3) Berdzikir dan berdo’a memohon kepada Allah agar Allah memberi Hidayah

Category: 0 komentar

SEJARAH KOTA TUBAN

SEJARAH TUBAN, SILSILAH BUPATI TUBAN

Yang menjadi permulaan ceritera sejarah ini ialah pada waktu Negara Pajajaran yang semula berpusat dekat Ciamis, diperintah oleh seorang raja yang bernama Prabu Banjaransari.
Pada waktu sang Prabu Banjaransari ini memerintah, keadaan Negara Pajajaran aman sejahtera dan rakyatnya hidup makmur, sehingga nama sang Prabu Banjaransari termasyhur bukan saja di dalam negeri, tetapi juga sampai di luar negeri.
Sang Prabu Banjaransari mempunyai banyak putra, akan tetapi sebagai pokok pangkal sejarah Tuban ini kita mengambil salah satu di antara para putra sang Prabu Banjaransari tersebut, yakni Raden Arya Metahun, yang kelak menurunkan para Bupati Tuban. Sang Prabu Banjaransari berputra Raden Arya Metahun. Raden Arya Metahun berputra Raden Arya Randu Kuning.
 2001 – 2011 (sampai sekarang)

Category: 0 komentar